0 komentar
Mendengar istilah Big Data bagi sebagian orang mungkin belum familiar, apa fungsi dan manfaat dari Big Data dan apa pengertian dan maksud dari Big Data itu sendiri?.

Kali ini Logika Media akan berbagi informasi kepada para pengunjung sekalian tentang pemahaman dasar tentang Big Data.

Apa yang dimaksud Big Data?

Big Data merupakan kumpulan data yang jauh lebih besar dan jauh lebih kompleks, terutama yang berasal dari sumber data baru. karena besar dan kompleksitas konten pada Big data banyak software-software pengelolaan data tradisional yang akhirnya tidak mampu untuk mengelolanya.

sementara para ahli menyatakan bahwa definisi dari Big Data adalah

"Big Data is a Phrases used to mean a massive volume of both structured and unstructured data that is so large it is difficult to process using traditional and software techniques. in most enterprises scenarios the volume of data is to big or it's move too fast or it exceeds current processing capacity"

Definisi lain yang disampaikan oleh Edd Dumbill adalah:

"Big data is data that exceeds the processing capacity of conventional database system. The data is too big, Moves too fast, or doesn't fit the strictures of your database architectures. To gain value from this data, you must choose an alternative way to process it."

dari kedua definisi diatas dapat kita tarik sebuah kesimpulan bahwa yang dimaksud dengan Big Data adalah data yang memiliki volume yang sangat besar dengan kompleksitas yang rumit sehingga tidak dapat di proses hanya dengan menggunakan teknik dan alat pengelolaan data tradisional. Dengan demikian diperlukan sebuah alat baru, cara baru, atau metode baru untuk melakukan pengelolaan data dan mendapatkan output yang diinginkan dari pengolahan data tersebut.

Dari definisi dan pengertian diatas tentu akan memunculkan suatu pertanyaan khususnya terkait seberapa besar sebuah kumpulan data tersebut dapat dinyatakan sebagai sebuah istilah Big Data.

pembahasan mengenai Big Data yang paling mendasar adalah istilah 3Vs, yaitu Volume, Velocity dan Variety. ketiga istilah tersebut dapat dijabarkan sebagai berikut:


Volume Big Data

sesuai dengan istilah penyebutannya tentu akan melibatkan jumlah data yang tidak sedikit. hal tersebut dipengaruhi oleh seberapa besar data yang diolah. dan bagaimana pengelolaan data-data tersebut sehingga dapat menciptakan suatu output yang dapat dimanfaatkan oleh pemiliknya.

Pada tahun 2000 tercatat 800,000 petabyte data yang tersimpan dari seluruh dunia. angka tersebut diperkirakan akan terus melonjak hingga 35 zettabyte pada tahun 2020 atau bahkan lebih dari itu jika melihat perkembangan data yang ada sekarang.

Velocity

Velocity adalah kecepatan yang sangat cepat dimana data-data tersebut diterima dan langsung digunakan. Lebih dari sekedar sebuah aliran data yang sangat besar velocity yang dimaksud adalah seberapa cepat pengelolaan data untuk mendapatkan hasil analisis terhadap aliran data yang terjadi terus menerus pada saat yang bersamaan.

Bagaimana velocity data bisa terjadi dengan begitu cepat? dapat kita bayangkan bagaimana pertukaran data yang terjadi pada pasar saham, berapa jumlah status dan komentar yang terecord dari media-media sosial yang tersimpan sekaligus dalam waktu yang bersamaan, belum lagi jutaan gamer di seluruh dunia yang memainkan gamenya secara bersamaan, pertukaran data ketika menggunakan media komunikasi seperti whatsapp, messenger dan lain-lainnya. dengan demikian dapat kita bayangkan bagaimana cepatnya pertumbuhan data tersebut terjadi. Beberapa contoh diatas hanya mewakili beberapa kegiatan yang mewakili bagaimana proses terciptanya suatu data.

Variety

Variety yang dimaksud disini adalah varian data yang sangat banyak ragamnya, data yang dimaksud tidak hanya berupa angka-angka, tanggal, teks, percakapan. Tetapi yang dimaksud variety big data meliputi 3D, audio, video, gambar, termasuk data-data yang tidak berstruktur seperti data login, kode, sciprt dan lain-lain.

Dengan demikian dapat diambil kesimpulan bahwa Big Data adalah sekumpulan data dengan Volume yang sangat besar dan variasi data yang sangat beragam yang tidak mungkin dapt dikelola menggunakan metode pengelolaan data tradisional.

Lalu apakah Big Data itu Penting? 

dari pemaparan diatas

Read More »